Cabe Rawit

Dijamin Kagak Pedes & Sangat Ilmiah

Archive for the ‘Humor’ Category

Kyai Bener-bener Kagak Ilmiyah!!!

Posted by Cabe Rawit pada Oktober 28, 2008

Soal Jumlah Feremfuan dan laki-laki

Cabe Rawit : “Kyai, kenafa jumlah feremfuan lebih banyak dibanding laki-laki?”
Kyai Tukul : “Itu karena proses penciptaan perempuan jauh lebih mudah daripada laki-laki”
Cabe Rawit : “Maksud kyai?”
Kyai Tukul : “Begini, kalau perempuan, sewaktu sudah berbentuk janin sempurna, proses finishingnya tinggal dibelah saja tengahnya. Tapi kalau laki-laki, sewaktu finishing ada proses menarik-narik bagian tengah sampai berbentuk seperti pohon kelapa, lalu kemudian disempurnakan dengan membuat dua bulatan di bawahnya. Kadang-kadang ada juga yang reject, misalnya kurang satu atau malah kelebihan satu. Makanya lebih lama membuatnya”
Cabe Rawit : “Oooh…” 😯

 

Soal Waktu Salat Faling Utama

Suatu ketika, kyai Tukul ketahuan belum salat dhuhur, fadahal waktu hamfir menjelang ashar. Cabe Rawit kemudian bermaksud menyindir kyai Tukul dengan cara fura-fura bertanya.
Cabe Rawit : “Kyai, setahu ane waktu melaksanakan salat yang faling utama adalah di awal waktu. Betul gak kyai?”
Kyai Tukul : (sadar sedang disindir santrinya) “Memang betul. Tapi ada yang jauh lebih utama, yaitu melaksanakannya di akhir waktu”.
Cabe Rawit : “loh… kenafa kyai?”
Kyai Tukul : “Jika kita melaksanakan salat di akhir waktu mendekati waktu salat selanjutnya, maka kita akan mendapatkan dua pahala. Pertama, pahala karena melaksanakan salat. Kedua, pahala karena tidak jadi bermaksiyat, yaitu meninggalkan salat. Seperti halnya orang yang akan berzina, tapi kemudian tidak jadi, ia akan mendapat pahala atas perbuatannya mengurungkan niat untuk berzina”.
Cabe Rawit : “Oooh…” 😯

 

Soal Alasan berpoligami

Kyai Tukul baru saja melangsungkan fernikahan dengan istri keduanya. Ya, kyai Tukul berpoligami. Cabe Rawit yang memang serba ingin tahu dan kritis pada satu kesempatan memberanikan diri untuk bertanya kefada kyai Tukul.
Cabe Rawit : “Kyai, kenafa kyai memutuskan untuk menikah lagi?”
Kyai Tukul : “Itu karena Siti Juleha (nama istri keduanya) bersedia saya nikahi”
Cabe Rawit : “Oooh…” 😯

 

Soal Kuntil Anak

Dalam kesempatan pengajian di masjid sehabis salat isya, kyai Tukul menasihati fara santrinya agar tidak fercaya afalagi takut kefada makhluk halus atau hantu seferti sundel bolong, kuntil anak, sundel bolong, pocong dan yang semacamnya. Saat asyik memberikan materi, kyai Tukul kebelet kefengen fifis. Maka beranjaklah beliau ke WC yang kebetulan bersebelahan dengan masjid. Tak dinyana, kyai Tukul bertemu dengan kuntil anak di WC tersebut. Kontan saja beliau berteriak-teriak ketakutan lalu kemudian semafut, pingsan. Setelah siuman, Cabe Rawit bermaksud mengolok-olok kyai Tukul.
Cabe Rawit : “Kyai kok seferti yang ketakutan setengah mati samfai fingsan segala. Kenafa kyai?”
Kyai Tukul : “Saya melihat kuntil anak!”
Cabe Rawit : “loh, bukannya kyai sendiri yang bilang kalau kita kagak usah takut dengan makhluk begituan?”
Kyai Tukul : “Iya betul, tapi masalahnya kuntil anak yang satu ini jeleknya kebangetan!”
Cabe Rawit : “Oooh…” 😯

Iklan

Posted in Agama, Cabe Rawit, Celotehan, Cerita, Curhat, Dakwah, Humor, Iseng, Kisah, Manhaj, Nasihat, Pendidikan, Renungan, Sampah, Satire, Umum | 127 Comments »

Bukan Untuk Direnungkan…

Posted by Cabe Rawit pada Oktober 21, 2008

Warning! yang lagi makan disarankan kagak baca :mrgreen:

Assalaamu ‘alaikum warahmatullah.

Postingan ane ini sebenernya adalah bahan ceramah kultum ane waktu bulan puasa kemaren. Sayang sekali, bahan kultum yang sebenarnya sarat dengan makna dan hikmah ini kagak fernah semfat tersamfaikan kefada khalayak, hanya karena satu alasan; Kagak ada yang ngundang ane ngasih ceramah kultum ramadhan! :mrgreen: Dan sesungguhnya mereka -yang kagak ngundang ane- berada dalam kerugian yang besar dan nyata. *ditendang*

Sodara-sodara. Ane semfet kefikiran, selaen menyandang fredikat sebagey makhluk yang faling semfurna dan mulia, sebenarnya ada fredikat laen yang fantas kita sandang, yakni makhluk aneh tafi nyata.

Sampey di sini, sefertinya sodara-sodara menjadi bingung perihal akan ke mana arah pembicaraan ane kali ini? Wajar, soalnya ane sendiri sebenarnya bingung mau ngebahas afaan… :mrgreen: *dilemfar onta*

Begini sodara-sodara. Bicara soal anehnya manusia, mari kita renungkan, camkan, fikirkan dan fahami beberapa hal di bawah ini, hasil berburu ilham ane selama hiatus… *halah*

ferhatikan orang yang sedang menjinjing ember atau membawa barang bawaan laennya. Alangkah mengherankan, kenafa  badannya malah suka miring ke arah yang berlawanan dengan letak beban bawaan. Misalnya miring ke kiri, fadahal yang terbebani adalah kanan karena tangan kanan yang menjinjing? Atau sebaliknya. Aneh bukan? Mustinya, kalo yang menjinjing tangan kiri, miringnya harus ke kiri juga. Iya kan? Iya kagak? *ditabok*

Boleh jadi, ini sebenernya merufakan sebuah gambaran, betapa manusia seringkali merasa telah melakukan hal yang sebenarnya berbalik dengan kenyataan. Manusia sering merasa telah berbuat benar, fadahal sesungguhnya ia nyata-nyata telah berbuat salah. Atau sebalikya, sebenarnya ia telah berbuat baik, namun malah merasa telah berbuat keliru. 😥

 

Keanehan selanjutnya, ada kasus dua orang yang sama-sama sudah tiga hari tiga malem kagak -maaf- boker. Keduanya juga sama-sama habis makan ubi Cilembu, telor asin, pete, jengkol, ditutuf ama buah duren. Saat salah seorang buang angin, teman yang satunya bisa berdarah-darah saat  menghiruf gas Beliminium Amunikok (biasa disingkat Bekok) temannya. Tafi anehnya, saat dirinya sendiri yang melefas gas beliminium amunikok, hidungnya baek-baek aja tuh!. Malah kagak jarang, ada yang nyengajain saat mau buang gas, fake sarung terlebih dahulu :mrgreen: . Tujuannya kagak laen adalah sufaya wangi gasnya bisa lebih dinikmati… *muntah* 🙄

 

Itulah kita, manusia. Sekecil apapun keburukan dan kebusukan orang laen, selalu terasa sangat busuk dan buruk. Tafi seburuk dan sebusuk afafun dirinya, buatnya tetef harum dan menyenangkan. 😥

 

Yang kagak kalah aneh tafi nyata adalah sifat manusia yang suka bersikap berlebihan. Masak,  cuman sekedar nginjek kotoran ayam saja, sampe kudu berjalan tertatih-tatih layaknya tertusuk paku berkarat, belon ditambah dengan raut muka yang meringis seolah tengah merasakan sakit yang luar biasa… Ya, sodara-sodara… itulah kita, ketika Tuhan memberikan kita ujian yang sebenarnya “ringan”, kita bereaksi seolah-olah kita tengah didera oleh ujian yang teramat berat… dan parahnya lagi, kita suka memamerkan penderitaan kita kefada orang laen. 😥

 

Ini lebih aneh lagi… Tumila atau kutu busuk, yang semua orang tahu kalau itu makhluk yang suka sembunyi dalam selimut dan funya bau kagak sedaf, masih saja suka “menarik” hasrat kita buat menciumi baunya… Ya, kita seringkali lebih mudah tergoda dengan sesuatu yang jelas-jelas buruk dan kagak ada manfaatnya sama sekali…

kalo ada temen di samping lagi ngupil (bahasa populer: ngebor), biasanya kita sudah merasa tidak nyaman. Dan ketika si pengupil menyodorkan jarinya ke badan kita, maka kita akan langsung lari terbirit-birit. Tafi, seandainya saja  ia sendiri yang ngupil, niscaya akan terasa sensasi kenikmatan yang kagak dafat dilukiskan. Malahan, saat “hasil tambang” berhasil diperoleh, jari jemari kita kemudian mempermainkannya dengan lincah, difelintir-felintir dan difijit-fijit sedemikian rufa. Yang mengerikan, kadang kita tergoda buat sedikit mencicipinya….  Astagfirullah, mungkin inilah gambaran manusia yang kerap kali merasa bangga dengan keburukan dirinya sendiri.

Sungguh, manusia itu berada dalam kesesatan yang nyata, karena tidak mempergunakan akalnya… :mrgreen:

 

NB: Untuk tarif undangan ceramah Cabe Rawit

  • 1. Bandung dan sekitarnya:hanya ganti ongkos taksi PP Rp. 500.000
  • 2. Priangan Timur: 1.500.000/jam sudah termasuk foto bersama dan PPH
  • 3. Pantura: 3.000.000/jam sudah termasuk rombongan tarling dan PPH
  • 4. Jabodetabek: 4.000.000/jam sudah termasuk doa dan PPH

Posted in Agama, Cabe Rawit, Celotehan, Cerita, Curhat, Humor, Iseng, Kajian, Manhaj, Nasihat, Pendidikan, Renungan, Sampah, Umum | Dengan kaitkata: | 51 Comments »

Teliti Memilih -Calon- Istri

Posted by Cabe Rawit pada Maret 13, 2008

Di tengah hiruk pikuk postingan di berbagai blog mengenai susu yang tercemar bakteri, perbincangan mengenai pelem Ayat-ayat Cinta yang belom juga berkesudahan, donlotan soal-soal UAN & SPMB serta  update-an terbaru anti virus, ternyata tidak sedikit pula beberapa blogger yang asyik membicarakan soal pernikahan.

Mulai dari yang sekedar meminta doa agar segera dipertemukan dengan jodoh, ngajakin nikah, yang pasang target tahun ini kudu sudah menikah sampey yang woro-woro mau segera menikah. Oh ya, termasup juga yang bicara soal status jomblo yang sefertinya masih betah bersemayam. :mrgreen:

Sebagey mahasiswa tingkat 2 fakultas ekonomi, tentu saja hal ini menarik perhatian dan menggelitik sisi gelap kemanusiaan ane. Rasa tanggungjawab atas status mahasiswa ekonomi inilah yang kemudian melahirkan postingan ini. :mrgreen:

Kali ini,  ane akan berbagi tips, yang bisa dijadiin sebagey pegangan bagi setiap insan di dunia ini yang belum menemukan tambatan hatinya atau yang berhasrat segera memasuki dunia pergaulan bebas yang halal menurut syar’i. 

Dari judulnya, sodara-sodara tentu mafhum bahwa postingan ini lebih ditujukan kepada korps bani Adam. Untuk korps banat Hawa, silahkan nodong tulisan mengenai hal serupa kepada mpok Chika, Buana Dara, Takochan atau mpok Itik Kecil.

Ada sebuah pepatah dalam bahasa Sunda, yang ujarnya adalah: “kudu asak-asak ngejo, bisi tutung tambagana. Kudu asak-asak nenjo, bisi kaduhung jagana.” Artinya kurang lebih, “harus benar-benar matang dalam menjatuhkan pilihan, agar tidak menyesal di kemudian hari”. Persis seperti yang dimaksud oleh pepatah, “guru kencing sambil berdiri, murid kencing sambil berlari“. Begitulah kira-kira…  

Pria normal tentu punya cita-cita kepengen memiliki istri yang sempurna. Sempurna dalam pengertian bersedia dipoligami menarik secara fisik, baik hatinya, keibuan, salehah, cerdas, kaya, berlibido tinggi dan subur. :mrgreen: Pada dasarnya keinginan untuk mendapatkan calon istri seperti yang demikian itu tidak salah. Karena Nabi SAW sendiri telah mewartakan kepada kita bahwa -pada umumnya- seseorang wanita dinikahi karena 4 hal; rupa dan fisik, materi, garis keturunan dan agamanya. Akan tetapi Nabi memberikan penekanan terhadap faktor agama, karena hanya agamalah yang benar-benar akan “mengikat” hati seorang suami. Ane memahami kata “mengikat” (taribat yadaaka) sebagey: membahagiakan, menenangkan dan menyelamatkan. 

Selaen ke 4 faktor di atas, yang tidak kalah penting adalah ketelitian kita dalam mengenali dan memahami siapa calon istri kita sesungguhnya. Membeli barang saja kudu teliti, afalagi calon istri! 😈

Berikut ini hal-hal laen yang kudu diperhatiin dan menuntut ketelitian serta kejelian ketika memilih calon istri:

bencong-asli.jpg1. Selidiki status jenis kelaminnya agar sodara haqqul yakin. Caranya mudah, perhatikan saja caranya fifis. Jika ternyata dia fifisnya sambil berdiri, maka kemungkinan besar dia adalah… Waria! (Dalam pembahasan fikih, waria atau wadam disebut KHUNNAS. Dalam fikih, khunnas dibahas secara khusus terkait dengan status hukumnya dalam bab munakahat, waris, imamah dan ibadah)

hantu-kepala-putus.jpg2. Hubungan yang baik bisa tercipta dan terjaga keharmonisannya jika terjalin komunikasi yang baek di antara pasangan suami istri.  Sekat komunikasi atau tidak lancarnya komunikasi antara pasangan suami istri adalah sebab awal terjadinya petaka dalam rumahtangga.  Oleh karena itu, agar komunikasi di antara sodara dengan istri anda kelak tetap baik, maka pastikan dia memiliki… Kepala!

3. Komunikasi memang penting, karenanya keberadaan kepala menjadi sangat fundamental. Akan tetapi, fastikan pula bahwa dia juga memiliki… Badan! Jika tidak berbadan, bisa difastikan dia termasup sejenis hantu tanpa kepala, mirip-mirip hantu jeruk purut yang legendaris itu.  Na’uudzubillahi mindzaalik (kami memohon perlindungan kepada Allah, dari hal tersebut).

kuntil-anak.jpg4.  Waspadalah dengan perempuan yang kagak mau diliat afalagi disentuh punggungnya. Siapa tahu ternyata calon bini sodara punggungnya… Bolong! Kalau ternyata bolong, yakinlah bahwa dia adalah sejenis Kuntil Anak atau Sundel Bolong. Na’uudzubillahi mindzaalik.

5. Perhatikan pula kebiasaannya yang paling mendasar, yaitu caranya memakai alas kaki atau sepatu. Karena bisa saja, ternyata dia punya kebiasaan memakai alas kaki… kiri dua-duanya! 👿

6. Perempuan biasanya senang memakai minyak wangi. Nah, perhatikan jenis dan merek yang biasanya difakai. Siapa tahu calon bini sodara ternyata senang memakai minyak… Rem! :mrgreen:

Selamat memilih calon istri dengan teliti… Dan buat Bungaku, adinda sudah aa teliti dengan jeli… :mrgreen:

Pada postingan selanjutnya, insya Allah ane bakalan ngejelasin mengenai bageymana cara menaklukkan calon mertua agar sayang dan mau menerima kita menjadi menantunya. :mrgreen:

Tulisan terkait:

Posted in Agama, Artikel, Cabe Rawit, Celotehan, cinta, Curhat, Humor, Iseng, Jomblo, Kawin, Nasihat, Ngelamar, Renungan, Sampah, Tips, Umum, Woro-woro | 161 Comments »

Tingkatan Pelecehan Seksual dan Cara Menghindarinya

Posted by Cabe Rawit pada Maret 10, 2008

Semua tentu sudah mafhum, bahwa para korban pelecehan seksual -biasanya- adalah perempuan. Bentuk pelecehan secara seksual juga sangat beragam bentuk dan tingkatannya. Yang jelas, apapun bentuk dan tingkatannya, pelecehan seksual terhadap perempuan adalah perbuatan rendah dan hina. Kalo dikiaskan dengan tingkatan hukum najis dalam fikih Islam, pelecehan seksual pun terbagi pada tiga tingkatan:

1. Mukhaffafah atau ringan. Yang termasuk kategori pelecehan seksual ringan ini adalah; suit-suit perempuan yang lewat, manggil-manggil iseng, dehem-dehem atau bertanya-tanya kagak penting dengan tujuan menggoda. Misalnya: “Hey cantik, mau kuliah ya?” Fadahal yang ditanya jelas-jelas ferempuan sepuh 60 taon yang lagi ngegendong cucunya! 👿

2. Mutawasithah atau sedang. Pelecehan seksual pada tingkat ini sudah bisa dikategorikan kurang ajar dan bisa ditindak secara pidana. Contohnya: Meraba-raba anggota tubuh,  memeluk, mencium dan… menggendongnya. Semuanya tentu dilakukan tanpa seijin perempuan yang bersangkutan. 

pelaku-pemerkosaan.jpg3. Mughalladzah atau berat. yang ini bener-bener kurang ajar, kriminal dan sangat fantas agar pelakunya dipanggang di dalam neraka. Bentuknya adalah pemerkosaan. Sayangnya, dalam hukum positif yang berlaku di negara kita, pelaku pemerkosaan hanya diancam dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Hukuman tersebut jelas terlalu ringan dan tidak sebanding dengan penderitaan dan kerugian yang dialami korban. Menurut ane, paling tidak hukuman bagi pelaku pemerkosaan adalah minimal 20 tahun penjara ditambah hukuman disunat sampe futus subsider kurungan 20 tahun penjara! 👿 Untuk kasus tertentu, boleh saja seorang pelaku pemerkosaan dihukum sangat ringan oleh majelis hakim seperti dijatuhi hukuman penjara 10 hari saja, misalnya jika pada saat peristiwa pemerkosaan tersebut, si korban ternyata terbukti ikut… bergoyang atau “ngageol” :mrgreen:

Nah, berikut ini tips khusus untuk perempuan agar tidak mendapat perlakuan tidak senonoh atau pelecehan seksual.

1. Pakailah pakaian yang menutup aurat agar tidak mengundang hasrat kaum pria untuk melecehkan sodari. Jangan sekali-kali memakai pakaian renang ketika akan berangkat kuliah, bekerja atau… ke pengajian! Pakaian yang menutup aurat akan melindungi pemakainya. Bukan hanya cukup menutup anggota tubuh, tapi juga tidak boleh menonjolkan anggota badan, sehingga terkesan seperti telanjang.

2. Jangan wara-wiri  ke tempat yang ramai dan banyak laki-lakinya, terus teriak-teriak: “tolong lecehkan saya… tolong lecehkan saya!” atau: “mohon perkosa saya!Bukan hanya cara berpakaian, tapi juga sikap tubuh dan pergaulan yang salah dapat mengundang tindak pelecehan seksual.

3. Jangan keluar dari kamar selama 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, 31 hari dalam sebulan, 12 bulan setaun. Keluar rumah jika memang benar-benar penting. Wanita yang masih di luar rumah tanpa muhrim pada tengah malam, sama dengan membahayakan dirinya sendiri.

4. Kalopun terpaksa harus keluar rumah, pakailah alat pengaman tambahan seperti: Bra berduri dan pakaian dalam yang terbuat dari besi, lengkap dengan kunci elektronik ber-PIN 12 digit, yang apabila dibuka paksa akan meledak dengan daya high explosive. Bekali diri dengan keahlian bela diri. Membawa penyemprot merica termasuk yang disarankan.

Lindungilah diri kita dari pelecehan seksual. Karena seringkali tanpa disadari, sumber utama penyebab terjadinya tindak pelecehan seksual adalah diri kita sendiri. 😥

*buat adik kelas ane di fakultas… Semoga pria jahiliah itu segera dapat balasan setimpal. Allah tetap menyayangimu.

Posted in Cabe Rawit, Celotehan, Humor, Iseng, Nasihat, Sampah, Tips, Umum | 97 Comments »

Sangat Murah, Garansi 1,5%

Posted by Cabe Rawit pada Februari 27, 2008

Kebetulan ada yang mau jual mobil, motor dan tanah dengan harga sangat miring. Soal kepuasan, ane kagak tanggungjawab! :mrgreen:

Mobil Murah Meriah

bmw.jpgButuh uang, dijual murah sekali asal hari ini, hanya Rp. 5 juta saja! BMW 320i tahun 1986 built up, transmisi manual, limited edition, warna silver. Posisi setir kiri sudah dirubah menjadi setir kanan. Pedal gas, rem dan kopling tetap dipertahankan di sebelah kiri. Asyik dan meriah dipakainya. Hanya orang serius gilanya yang boleh beli. Hubungi: Juju Jolang 08165856952

Nyaris Gratis, Bekas Ojeg

honda.jpgPerlu uang tunai untuk ongkos pulang kampung karena ada sms dari orangtua agar pulang secepatnya, enggak tahu ada apa. Dilego dengan murah, hanya Rp. 500.000 (masih bisa kurang). Motor Honda Legenda tahun 2002, bekas ojeg. Kondisi: memprihatinkan sekali. Serba bunyi: Kaki-kaki dan body berdecit, mesin ngeletek, jok kreot-kreot. Yang tidak bunyi hanya klakson, alhamdulillah. Selama dipakai ngojeg, 3 kali tabrakan, 2 penumpang tewas, 1 orang koma sudah 6 bulan. Kalau malam jumat Kliwon, sering nyala sendiri. Peminat silahkan hubungi Pangkalan Ojeg TPU Cikadut, Asep Jurig.

Tanah Lokasi Strategis

Siapa cepat pasti dapat. Dijual tanah ukuran 250 meter di lokasi strategis. Ukuran memanjang, 250 m x 1 m, Sertifikat Hak Milik, harga nego. Cocok sekali untuk dibuat gang. Tanpa perantara, hubungi saya langsung melalui email atau YM. Untuk alamat email dan YM-nya, silahkan telepon terlebih dahulu saya di nomor 081320118899, Ujang Geboy.

 

Posted in Agama, Cabe Rawit, Celotehan, Curhat, Humor, Iseng, Sampah, Tips, Woro-woro | 89 Comments »

Tips: Kagak Dirampok Sehabis Ngambil Duit Dari Bank

Posted by Cabe Rawit pada Februari 23, 2008

perampok.jpgMungkin sodara sering baca atau denger berita perampokan nasabah yang baru ngambil uang dari bank. Ane haqqul yakin kalau maraknya aksi perampokan terhadap nasabah bank ini kagak ada kaitannya sama sekali dengan diterimanya lamaran ane oleh Bunga, juga kagak ada hubungannya sama kasus lumpur Lapindo yang terkatung-katung itu. Perampokan terhadap nasabah bank lebih diakibatkan karena masih adanya orang yang memilih profesi sebagai perampok. Pepatah bilang, “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian“. 🙄

Nah, berikut ini beberapa tips buat sodara-sodara agar tidak jadi korban perampokan sehabis narik duit dari bank.

uang-receh.jpg

1. Perampok biasa-na punya insting buat ngebedain nasabah mana yang narik duit gede ama nasabah yang cuman nge-print buku tabungannya doang. Insting perampok ini boleh dikata sama kuatnya ama insting polisi lalu lintas yang bisa ngira-ngira pengemudi mana yang surat-suratnyana lengkep ama yang kagak. Oleh sebab itu, buat sodara-sodara yang akan ngambil duit gede ke bank, sebaek-na mintalah sama kasir bank supaya duit yang sodara tarik semuanya dalam bentuk recehan 500 perak! Uang sepuluh juta saja, kalo dalam bentuk recehan 500 perak, bisa dua karung beras. Ini adalah trik jitu supaya si perampok kagak bisa ngebawa lari duit kita dengan mudah.

stum.jpg2. Modus perampokan nasabah bank biasa-na dengan cara menggembosi ban mobil sasarannya. Nah, biar kendaraan sodara terhindar dari penggembosan, maka pakailah kendaraan… Setum. Ane jamin, sekalipun si perampok nyoba ngegembosin ban setum pake linggis, kagak akan berhasil. Memang agak mahal buat biaya sewanya ke dinas pekerjaan umum (PU). Tapi silahkan fikir dan pilih baek-baek, dirampok atau sewa setum? 😯

mengintai.jpg3. Perampok biasa-na sudah menguntit calon korbannya dari tempat asal berangkat sampe ke bank. Nah, buat menghindari penguntitan ini, usahakan sodara kudu bisa ngeduluin menguntit si perampok. Dengan begitu, si perampok bakalan mengurungkan niat-na merampok karena ngerasa telah kehilangan kemuliaannya. 👿

imam-samudera.jpg4. Agar lebih aman dan nyaman waktu ngambil duit ke bank, sebaekna sodara minta ditemani oleh… mertua si perampok. Maksud-na kagak laen adalah kalopun bener kejadian sodara dirampok, sodara bisa minta bantuan mertuanya biar si perampok ngebalikin itu duit, sekaligus minta tolong supaya si mertua menasihatinya bahwa merampok itu kagak baek menurut agama dan hukum negara. Semoga saja si perampok malu dan pada akhir-na kembali kepada jalan yang benar dan diridhoi Tuhan Yang Maha Esa.

persahabatan.jpg5. Binalah suatu hubungan yang akrab, baek dan hangat dengan perampok. Mudah-mudahan dengan persahabatan yang erat ini, si perampok akan memberikan pengecualian kepada sodara dan menghapus sodara dari daftar calon korbannya. Bukankah persahabatan membuat hidup menjadi lebih berarti dan penuh dengan keindahan??? :mrgreen:

ktp.jpg6. Kalo tips di atas masih belom bisa nyegah sodara dirampok, usahakan pada saat sodara dirampok, mintalah dengan segala kerendahan hati kepada si perampok alamat yang jelas, nomor telepon dan kalo bisa foto kopi KTP/SIM/Paspor yang masih belum habis masa berlaku-na. Ini bakalan sangat membantu aparat kepolisian buat melacak keberadaan si perampok.

Sewaktu kita membuat laporan di kantor polisi terdekat, jangan lupa sertakan pula alamat dan foto kopi identitas si perampok.

Inilah beberapa tips jitu buat ngehindarin diri kena rampok sehabis ngambil duit dari bank. Semoga bermanfaat, salam pedes dari ane. 

:mrgreen: 

NB: Semua skrinsyut dapet ngerampok dari mbah Google…

 

 

Posted in Agama, Cabe Rawit, Celotehan, Cerita, Curhat, Humor, Iseng, Kriminal, Manhaj, Nasihat, Pendidikan, Renungan, Sampah, Tips, Umum | 85 Comments »